Ketika debit mata air menurun, warga Dusun Sumber Rejeki memutuskan untuk melihat masalah dari hulu. Mereka memetakan lahan resapan dan menyepakati area yang tidak boleh dibuka.

Aturan perlindungan disusun melalui musyawarah. Warga juga membuat jadwal pemeriksaan agar perubahan kualitas dan debit air dapat diketahui lebih awal.

Merawat sumber, merawat hubungan

Kesepakatan membuat perlindungan air menjadi tanggung jawab bersama. Pengetahuan warga tua, tenaga pemuda, dan dukungan data bertemu dalam satu kerja kolektif.